Senin, 02 Mei 2011

Ditemukan, Virus untuk Optimalkan Sel Surya

Diagram M13, virus yang berhasil mengoptimalkan efisiensi sel surya.

Peneliti asal Massachusetts Institute of Technology (MIT) berhasil menemukan cara untuk meningkatkan efisiensi proses konversi sinar matahari menjadi energi secara signifikan.

Caranya, mereka menggunakan virus untuk melakukan proses perakitan di tingkat mikroskopik. Adapun “pekerjaan” yang dilakukan virus itu antara lain adalah berinteraksi dengan karbon nanotube.

Tabung nano karbon, seperti diketahui sebalumnya, menawarkan potensi perbaikan teknologi, khususnya di bidang penyimpanan energi seperti sel bahan bakar dan thermocell.

Pada kasus panel surya, MIT menyebutkan, rongga silinder berukuran mikroskopik yang terdiri dari karbon murni ternyata apat meningkatkan efisiensi dari pengumpulan elektron dari permukaan sel surya. Namun demikian, peneliti menghadapi sejumlah tantangan saat berurusan dengan nanotube.

Masalah pertama, pembuatan nanotube karbon umumnya menghasilkan dua jenis nanotube. Sebagian bersifat seperti semikonduktor yang kadang memungkinkan listrik mengalir, dan kadang tidak. Ini merupakan tipe yang menguntungkan karena bisa meningkatkan performa sel surya.

Jenis kedua yang dihasilkan memiliki bersifat seperti logam yang berfungsi seperti kabel. Selalu memungkinkan listrik mengalir. Ini justru mengurangi performa produk panel surya yang dihasilkan.

Masalah kedua, nanotube juga cenderung mengumpul. Ini juga menurunkan tingkat efektivitasnya. Di sinilah virus berguna.

Peneliti MIT mendapati bahwa sebuah versi virus yang sudah dimodifikasi secara genetik, yang disebut M13 yang umumnya menginfeksi bakteria, bisa digunakan untuk mengontrol susunan nanotube pada permukaan, membuat tabung-tabung itu tetap terpisah sehingga tidak menimbulkan arus pendek serta menjaga tabung-tabung itu tetap berjauhan agar tidak saling menempel.

Menurut Angela Belcher, Professor of Energy dari MIT yang mengetuai penelitian, proses ini hanya menambahkan satu langkah sederhana pada proses pembuatan sel surya. “Proses ini juga tidak sulit untuk diadaptasi oleh fasilitas produksi yang ada saat ini,” ucap Belcher, seperti dikutip dari Earth Techling, 2 Mei 2011.

Belcher menyebutkan, sistem yang ditelitinya diuji dan menggunakan sel surya dari jenis yang disebut dengan sel surya peka warna (dye-sensitized). Namun, timnya yakin bahwa teknik ini juga bisa diaplikasikan pada sel surya tipe lain.

Dalam uji coba, mereka berhasil meningkatkan efisiensi konversi energi dari 8 persen menjadi 10,6 persen. Artinya, menggunakan teknik ini, peningkatan sekitar 32 persen atau nyaris satu per tiga kali lipat berhasil diraih.

vivanews

Voyager Siap Masuki Ruang Antar Bintang

Ilustrasi satelit Voyager 1 berada di pinggir tata surya.

Setelah lebih dari 30 tahun meninggalkan Bumi, dua satelit kembar Voyager milik NASA kini sudah tiba di ujung tata surya. Kedua satelit yang misi utamanya sebenarnya telah berakhir pada tahun 1980 dan 1989 lalu itu, kini siap memasuki ruang antar bintang (interstellar space).

“Sangat luar biasa,” kata Ed Stone, Voyager Project Scientist asal California Institute of Technology yang telah memantau misi Voyager sejak tahun 1972, seperti dikutip dari Cosmosmagazine, 2 Mei 2011. “Selama ini, Voyager 1 dan 2 selalu menghasilkan penemuan baru. Setiap temuan mengubah cara pandang kita terhadap dunia lain,” ucapnya.

Sejumlah temuan yang diungkapkan oleh Voyager adalah ditemukannya gunung berapi di Io dan bukti-bukti adanya samudera di bawah permukaan es bulan Europa (keduanya milik planet Jupiter) adanya hujan metana di Titan (bulan milik Saturnus), kutub magnet yang aneh milik Uranus dan Neptunus, air mancur mengandung es di Triton, bulan milik Neptunus, serta angin planet yang bertiup makin kencang ketika planet menjauh dari matahari.

Tidak ada yang mengetahui pasti berapa jarak yang harus ditempuh Voyager untuk tiba di ruang antar bintang. Namun sejumlah peneliti yakin bahwa ujung tata surya sudah dekat.

“Ketebalan heliosheath (kawasan di heliosphere di posisi setelah titik termination shock di mana kecepatan angin turun ke bawah kecepatan suara) diperkirakan mencapai 4,8 sampai 6,5 juta kilometer,” kata Stone. “Artinya, Voyager akan keluar dari tata surya dalam 5 tahun ke depan,” ucapnya.

Untungnya, masih ada cukup energi untuk melakukan perjalanan tersebut. Kedua satelit Voyager masih mendapatkan pasokan daya dari peluruhan panas radioaktif dari Plutonium 238. “Baterai” tersebut diperkirakan cukup untuk menyediakan energi setidaknya hingga tahun 2020. Setelah itu, kata Stone, Voyager akan menjadi planet Bumi di antara bintang-bintang.

Sebagai informasi, setiap satelit Voyager dilengkapi dengan Golden Record, sebuah rekaman fonograf tembaga berlapis emas. Rekaman itu mengandung 118 foto planet Bumi, rekaman musik terbaik dunia berdurasi 90 menit, esai audio yang terdiri dari berbagai suara yang ada di Bumi mulai dari letupan lumpur, gonggongan anjing, sampai suara keberangkatan roket Saturn 5, salam perkenalan dari 55 bahasa manusia, sebuah bahasa ikan paus, skema gelombang otak dari wanita yang sedang jatuh cinta, dan sambutan dari Kurt Waldheim, Sekjen PBB ketika itu.

“Miliaran tahun dari sekarang, saat planet Bumi dan benua yang ada sudah berubah total, ketika seluruh spesies makhluk hidup telah bermutasi atau punah, rekaman Voyager akan tetap ‘berbicara’ untuk kita,” sebut pesan di rekaman Voyager.

Namun, sejumlah pengamat menyebutkan, kemungkinan alien menemukan Golden Record itu sangatlah kecil. Pasalnya, satelit Voyager tidak akan mencapai jarak beberapa tahun cahaya dari bintang lain hingga 40 ribu tahun mendatang.

vivanews

Inilah Calon Kuat Pengganti Osama bin Laden


Ayman al-Zawahri dan Osama bin Laden

Kematian Osama bin Laden tidak serta merta menghentikan teror yang akan dilakukan oleh kelompok al-Qaeda. Disebutkan, orang kuat kedua di jaringan ini akan menggantikan posisi osama sebagai pemimpin.

Dilansir dari laman India Express, 2 Mei 2011, pemimpin nomor dua al-Qaeda, Ayman al-Zawahri disinyalir kuat akan menggantikan Osama dalam memimpin jaringan teror terbesar di dunia tersebut.

Zawahri tidak bisa dipandang sebelah mata, dia dikenal sebagai kepala pelaksana serangan di al-Qaeda sekaligus mentor Osama bin Laden. Keduanya bertemu pada pertengahan 80an di Peshawar, Pakistan, ketika mendukung gerilyawan mujahidin Afghanistan dalam memerangi Uni Sovyet.

Zawahri, 59, adalah seorang dokter lulusan sekolah kedokteran paling bergengsi di Mesir. Pendidikan kedokterannya diambil sesuai dengan sejarah pendidikan keluarganya yang kebanyakan di bidang medis.

Ayahnya, Mohammed Rabie al-Zawahiri, adalah seorang profesor farmasi yang terkenal, sementara ibunya, Umayma Azzam, adalah seorang politisi. Kakeknya adalah seorang imam besar al-Azhar.

Dunia pemberontakannya diawali ketika usia 14 tahun saat dia bergabung bersama gerakan Ikhwanul Muslimin (IM). Ketika gerakan ini diberangus dan pemimpin IM kala itu Sayyid Qutb ditahan, Zawahri dalam usianya yang sangat muda membentuk pergerakan bawah tanah untuk menggulingkan pemerintahan dan membentuk negara Islam, dari sinilah dia mengenal dunia jihad.

Salah satu misi yang diembannya adalah membunuh presiden Mesir kala itu, Anwar Sadat. Zawahri adalah satu dari 301 orang yang ditahan ketika Sadat tewas tertembak pada 1981. Dia akhirnya dibebaskan setelah terbukti tidak terlibat dalam aksi tersebut.

Sejak menjadi tokoh penting di al-Qaeda, Zawahri kerap mengeluarkan komentar maupun propaganda dalam bentuk video, terlebih lagi setelah peristiwa 11 September. Video terakhirnya disebarkan bulan lalu yang menyerukan kepada seluruh umat Muslim untuk melawan tentara NATO dan AS yang menyerang Libya.

Dia juga kerap menjadi sasaran pembunuhan pasukan khusus AS, namun usahanya selalu gagal. Dalam video yang disebarkan pada Januari 2006, Zawahri mengatakan bahwa mantan Presiden George W Bush adalah seorang pembantai.

Hal ini disampaikannya terkait penyerangan udara ke kediamannya yang membunuh puluhan orang yang tidak berdosa. Pada awal bulan ini, sumber intelijen Pakistan mengatakan bahwa Zawahri kembali lolos dari serangan militer pada penyerangan yang menewaskan empat pejabat tinggi al-Qaeda.

vivanews

Beginilah Caranya Osama Diburu dan Dibunuh


Osama bin Laden

Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, memastikan bahwa Osama bin Laden telah tewas di Pakistan. Namun, Obama tidak secara rinci mengungkapkan bagaimana pemimpin jaringan teroris al-Qaeda itu bisa dibunuh, selain hanya menyatakan bahwa dia tewas dalam suatu baku tembak dengan pasukan khusus AS, yang dilancarkan pekan lalu.

Kalangan media massa AS, dengan menggunakan sumber-sumber anonim di intelijen dan pemerintah, memberi gambaran bagaimana Osama bisa dilacak dan tewas setelah menjadi orang buruan dalam sepuluh tahun terakhir.

Menurut stasiun berita MSNBC, semua itu bermula dari nama seorang kurir Osama. Sumber di kantor kepresidenan AS (Gedung Putih) Senin dini hari mengungkapkan bahwa perburuan atas Osama sudah dimulai sejak Tragedi 11 September 2001 (9/11), peristiwa yang mengangkat nama Osama dan jaringan al-Qaeda ke sorotan dunia.

Perburuan itu akhirnya berujung pada akhir tahun lalu, saat tim intelijen mendeteksi suatu kamp di Pakistan.

"Dari awal kami mendeteksi bin Laden sebagai ancaman, AS kemudian mengumpulkan informasi mengenai orang-orang di lingkaran bin Laden, termasuk para kurir pribadinya," kata seorang pejabat senior Gedung Putih, yang memberi informasi latar belakang kepada kalangan pers, yang dikutip MSNBC.

Pada 2007, intelijen AS akhirnya mendapat nama asli kurir itu. Dua tahun kemudian, seperti yang diutarakan MSNBC, tim intelijen AS menandai sejumlah wilayah di Pakistan, tempat operasi si kurir dan saudara kandungnya. "Mereka sangat hati-hati, ini yang membuat kami yakin bahwa kami sudah berada di jalur yang benar," ujar sumber itu.

Pada Agustus 2010, intelijen AS menemukan "rumah mereka di Abbottabad," suatu wilayah yang terpencil. Menurut stasiun berita ABC News, Abbottabad adalah kota berpenduduk 90.000 jiwa, yang terletak di Lembah Orash. Jaraknya sekitar 64 km dari sebelah utara ibukota Pakistan, Islamabad.

Operasi memburu Osama berjalan lancar, kecuali saat terjadi masalah mekanik dengan sebuah helikopter AS. Menurut sumber untuk stasiun berita ABC News, pasukan khusus Angkatan Laut AS, Navy Seals, terlibat dalam operasi memburu Osama. Dua helikopter AS bergerak ke kompleks itu pada Minggu dini hari, 1 Mei 2011, sekitar pukul 1.30 hingga 2 waktu setempat.

Sebanyak 20-25 pasukan khusus Navy Seals itu di bawah kendali Komando Bersama Operasi Khusus. Bekerjasama dengan agen intelijen CIA, mereka menyerbu masuk kamp itu. Baku tembak antara pasukan AS dan Osama serta para pengikutnya tidak terhindarkan.

"Operasi ini dilakukan tim kecil yang dirancang untuk meminimalisir kerusakan yang luas. Tim kami sudah berada di sekitar kamp itu selama tidak sampai 40 menit dan tidak menjumpai pihak berwenang lokal," tutur sumber itu.

Osama kemungkinan turut serta dalam baku tembak itu. "Bin Laden terbunuh dalam kontak senjata saat tim kami masuk ke kamp," demikian ungkap pejabat AS itu.

Apakah Osama sempat menembak, tanya wartawan. "Dia melakukan perlawanan atas pasukan kami dan dia tewas dalam baku tembak," demikian keterangan pejabat itu. Dia setidaknya mengalami satu luka tembak di bagian kepala. Tidak disebutkan, berapa luka tembak yang menewaskan Osama bin Laden.

Dalam baku tembak itu, empat pria dewasa tewas. Mereka adalah Osama, putranya, dan dua kurir. Seorang perempuan dewasa pun tewas, diduga dijadikan tameng hidup. Beberapa perempuan lainnya cedera. Namun, nama-nama mereka tidak diungkapkan.

Pasukan khusus itu lalu membawa mayat Osama untuk diperiksa dan kemudian yakin bahwa itu adalah gembong teroris yang selama ini menjadi buruan AS dan sekutu-sekutunya.

vivanews

Sabtu, 30 April 2011

Fitness Center Diubah Jadi Pembangkit Listrik

Adam Boesel, mantan guru sekolah dasar dari Seattle memodifikasi Green Microgym, pusat kebugaran miliknya. Ia berhasil memanfaatkan pengunjung yang berolah raga di sana untuk memasok listrik bagi operasional gedung tersebut.

Memanfaatkan generator, Boesel telah mengubah sepeda statik yang ia sediakan di sana untuk menghasilkan listrik. Sepeda-sepeda tersebut juga ia jual pada mereka yang berminat untuk memiliki.

“Sebagian besar orang dapat menghasilkan listrik antara 50 sampai 150 watt saat sedang berolahraga,” kata Boesel, seperti dikutip dari DailyMail, 29 April 2011. “Listrik yang dihasilkan ini membantuk memasok energi bagi lampu, kipas, pemutar musik, dan TV layar datar di gym,” ucapnya.

Sejak mampu “memproduksi” listrik sendiri, Boesel menyebutkan, rekening listrik yang harus ia bayarkan turun hingga 60 persen. Secara total, pusat kebugarannya juga kini 85 persen lebih efisien dibandingkan pusat kebugaran lain berskala sama. “Salah satu tujuan kami adalah mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ucap Boesel.

Boesel menyebutkan, sejak tahun 2009, pusat kebugarannya menyediakan hingga 36 persen kebutuhan listrik atau 37 ribu kilowatt. Ini setara dengan sekitar 37 ton emisi gas buang atau menghemat sekitar 131 ribu kilometer berkendara, atau menyelamatkan hutan seluas 60 kilometer persegi.

Di Green Microgym seluas sekitar 280 meter persegi, Boesel juga memasang panel surya, lantai ramah lingkungan serta kertas toilet daur ulang.

vivanews